Kuesioner Akhir Ramadhan

Standar

Jika bukan besok, maka lebaran di tanah air akan jatuh tanggal 31 Agustus 2011. Melewati rumah-rumah di kompleks kami sore ini tercium bau harum penganan lebaran. Saya pun di rumah, setelah 6 kali berturut-turut tidak berlebaran di tanah air, kali ini bersama mamak dan kakak, saya ikut menyiapkan makanan khas suku kami, Bugis. Dulu ketika masih ada Bapak, beliau pun selalu membantu membungkus dan mengikat burasa. Beliau sangat ahli dalam pembuatan burasa, penganan dari beras yang sering dimakan dengan semur ayam.

Tetapi bukan persiapan masakan lebaran yang ingin saya jadikan item kuesioner akhir Ramadhan.

Selayaknya bertemu dengan sahabat, ada beberapa yang perlu dikonfirmasi apakah sudah terlaksana atau belum. Demikian pula perpisahan dengan Ramadhan semestinya disertai dengan rentetan pertanyaan tentang sikap, perilaku dan amalan yang sudah kita kerjakan selama bertemu dengan Ramadhan.

Berikut ini pertanyaan yang akan saya ajukan kepada diri pribadi.

1. Apakah kamu sedih berpisah dengan Ramadhan? Jawablah dengan jujur!

2. Sudahkah lengkap ibadah sholat malammu (tarawih dan tahajud)?

3. Sudah khatamkah bacaan Al-Quranmu?

4. Sudahkah kau panjatkan doa-doamu?

5. Sudahkah kau bayarkan zakat fitrahmu?

6. Sudahkah kau bayarkan zakat malmu?

7. Sudahkah kau keluarkan sedekahmu?

8. Sudahkah kau berikan iftar untuk orang yang berpuasa?

9. Sudahkah kau cegah dirimu dari kemaksiatan?

10. Sudahkah  terjaga mulutmu dari perkataan tercela?

11. Sudahkah kau perbanyak zikir?

12. Sudahkah kau tambah hafalanmu?

13. Sudahkah kau pahami bacaan Al-Quranmu?

14. Sudahkah kau mudahkan urusan sesamamu?

15. Sudahkah kau perbanyak ibadah sunnahmu?

16. Sudahkah kau jaga dirimu dari riya?

17. Sudahkah kau perbanyak istighfar kepadaNya?

18. Sudahkah kau lewatkan malammu dengan i’tikaf di masjid?

19. Sudahkah kau ajak sesamamu kepada hal yang ma’ruf?

20. Sudahkah kau cegah kemungkaran di muka bumi?

21. Sudahkah kau minta maaf kepada handai taulanmu?

22.Sudahkah…..

Masih banyak pertanyaan yang semestinya diajukan sebelum berpisah dengan Ramadhan.

Saya belumlah menuntaskan beberapa amalan, sehingga merasa sesak jiwa ini karena kealpaan yang telah lewat. Semoga Allah masih menyisakan kasih sayangNya kepada hamba, karena tiada daya dan semangat untuk menjadi muslim yang lebih baik, tanpa kuasaNya.

Renungan hari keduapuluh sembilan….

4 thoughts on “Kuesioner Akhir Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s