Di bumi mana kamu akan mati ?

Standar

Membicarakan tentang mati selalunya membuat takut. Pernah suatu kali saya membahas ayat-ayat tentang kematian di sebuah pengajian dan tiba-tiba saja badan saya gemetar dan dingin. Saya tidak tahu, tetapi seringkali saat membicarakan tentang akhirat, saya menjadi ketakutan. Barangkali karena belum cukup bekalku.

Hari ini tiba-tiba saja saya menangis ketika membaca ayat-ayat penghabisan surat Luqman.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَّا يَجْزِي وَالِدٌ عَن وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِ شَيْئًا إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ

Yaa ayyuhannaasu (Hai manusia) ittaquu rabbakum (bertaqwalah kepada Rabbmu ) wakhsyau (dan takutilah) yauman (suatu hari ) laa yajzii waalidun an waladihi (yang (pada hari itu seorang bapak tidak dapat menolong anaknya) wa laa mauluudun (dan seorang anak tidak dapat (pula) huwa jaazin (menjadi penolong) an waalidihi (bapaknya ) syai’an (sedikitpun). Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah”. (QS. 31:33)

إِنَّ اللَّهَ عِندَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

innallaaha (Sesungguhnya Allah) ‘indahuu (hanya pada sisi-Nya sajalah) ‘ilmu alqiyaamah  (pengetahuan tentang Hari Kiamat) wa yunazzilu (dan Dia-lah Yang menurunkan) alghaitsu (hujan) wa ya’lamu (dan mengetahui) maa fii  al arhaam (apa yang ada dalam rahim) wa maa tadrii nafsun (Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti)) maa dzaa taksibu (apa yang akan diusahakannya) gadhan (besok)  wa maa tadrii nafsun (Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui) bi ayyi ardhin tamuut (di bumi mana dia akan mati) Innallaaha (Sesungguhnya Allah) ‘aliimun khabiir (Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal) (QS. 31:34)

Renungan hari keduapuluh enam….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s