Mendakwahkan Islam kepada orang Jepang

Standar

Untuk menyampaikan ajaran agama Islam kepada orang Jepang bukanlah perkara yang mudah. Terlebih lagi meminta agar mereka mengerti dan selanjutnya meminta agar mereka memberikan kita kelonggaran beribadah di tempat kerja. Mereka akan memberikan kelonggaran tersebut dengan prinsip kita tidak melanggar peraturan dan perjanjian kerja yang sudah kita sepakati.

Secara gampangnya bahwa peribadatan kita tidak mengganggu rutinitas kerja dan study, tidak menimbulkan beban tambahan kepada orang lain, tidak memunculkan kerepotan baru kepada orang lain.

Sayangnya banyak di antara kita muslim yang tidak mencoba memahami karakter dasar orang Jepang dan lebih memilih untuk bersikap frontal. Ada yang menganggap bahwa larangan beberapa perusahaan untuk memberikan kesempatan kepada pekerjanya yang muslim untuk beribadah sebagai bentuk konflik dan mencoba untuk mengambil tindakan tanpa pikir panjang, misalnya melanggar aturan dan atau berhenti bekerja.

Ada pula yang karena kekurangan pemahaman Islamnya memilih untuk berhenti menjalankan syariat Islam karena takut mendapatkan tekanan baru.

Pada kondisi demikian, langkah yang harus dilakukan oleh seorang muslim adalah memperbanyak khazanah pemahaman hukum Islamnya. Mencari celah-celah kebolehan hukum untuk menjalankan ibadah.

Langkah kedua, tetap mematuhi aturan pekerjaan dan terus berupaya menunjukkan kedisiplinan dan prestasi yang baik. Dan tidak berhenti berupaya menunjukkan kebaikan pribadi muslim.

Kadang-kadang dakwah tidak perlu dengan kata-kata, tetapi dengan menunjukkan sikap yang baik, non konflik dan berusaha menjadi bagian dari masyarakat yang didakwahi tanpa harus menghilangkan identitas kemusliman, adalah langkah yang bijak untuk menyampaikan Islam.

Sayangnya kita terlalu malas memahami aturan agama kita….

Renungan hari keduapuluh tiga….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s