Berbahagialah yang mendapatkan hidayahNya

Standar

Tadi malam di masjid Honjin ada seorang muslimah berkewarganegaraan Brazil mengucapkan syahadat dengan bimbingan Imam masjid Honjin dan kami yang menjadi saksi-saksinya.

Wanita berambut pirang tsb sudah ikut sholat berjamaah kemarin sebelum dia mengucapkan syahadat. Tampaknya dia sudah sedikit paham tentang sholat. Namanya Maria Fatimah. Saya tak sempat menanyainya lebih lanjut mengapa dia ingin masuk Islam dan bagaimana dengan keluarganya, terutama suaminya ?

Berbahagialah dia mendapatkan hidayahNya. Selain dia, saya sudah menemui banyak wanita Jepang tua muda yang sudah bersyahadat yang sangat rajin ke masjid Honjin selama bulan ramadhan. Bahkan seorang teman muslimah Jepang saya, yang pergi haji tahun lalu berbarengan dengan keberangkatan saya, terlihat lebih khusyuk daripada kami yang sudah lama berislam. Bolak balik dia menanyakan ciri lailatul qadar dan tadi malam dia tiba-tiba berkata ingin keluar sebentar menengok langit di saat kami sedang asyik menghafalkan Al-Quran. Kami sudah bertekad untuk mengisi sepuluh hari terakhir ramadhan dengan i’tikaf. Mudah-mudahan Allah mengijinkan dan menerima ibadah kami. Amin.

Selain mereka yang mendapatkan hidayahNya, tak jarang pula saya jumpai teman yang sebelumnya berkerudung tiba-tiba datang dengan penampilan yang sangat nyentrik, tanpa kerudung lagi di kepalanya. Sungguh sayang karena dia telah menyia-nyiakan hidayahNya.

Setelah mendapatkan hidayah, upaya mempertahankan dan meneguhkan iman bukanlah pekerjaan yang mudah. Tetapi orang yang berhasil melewati tahapan ini telah dijanjikan dengan hadiah yang tiada tara, surga yang semua orang mendambakannya.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

Innalladziina qaaluu (Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan) rabbanallaahu (Rabb kami ialah Allah) tsumma istaqaamuu (kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka) tatanazzalu alaihim almalaaikah (maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan):alla takhaafuu (“Janganlah kamu merasa takut) wa laa tahzanuun (dan janganlah kamu merasa sedih);wa absyiruu (dan bergembiralah kamu) biljannati (dengan (memperoleh) surga) allatii kuntum tuuaduun (yang telah dijanjikan Allah kepadamu”) (QS. 41:30)

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

Nahnu awliyaakum (Kamilah Pelindung-pelindungmu) fil hayaatiddunyaa (dalam kehidupan dunia) wal aakhirah (dan di akhirat) wa lakum fiihaa (dan di dalamnya kamu memperoleh) maa tasytahii anfusakum (apa yang kamu inginkan) wa lakum fiiha  (dan memperoleh (pula) di dalamnya) maa tadda’uun (apa yang kamu minta) (QS. 41:31)

نُزُلًا مِّنْ غَفُورٍ رَّحِيمٍ

nuzulan (diturunkan)  min ghafuurin rahiim (dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang)(QS. 41:32)

Renungan hari keduapuluh tiga….

One thought on “Berbahagialah yang mendapatkan hidayahNya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s