Mengasihani diri

Standar

Berhari-hari badan saya rasanya demam sehabis tugas panjang menterjemahkan seminar dan kunjungan ke sekolah-sekolah.
Saya belum sembuh benar dari batuk yang membuat suhu badan saya naik jumat dan sabtu yang lalu.

Tapi saya termasuk tipe-tipe orang yang bergolongan darah pekerja keras, susah beristirahat. Berbotol-botol vitamin C, madu, dan habbasauda, penguat-penguat yang memulihkan dan menghantam habis bakteri dan virus yang menggerogoti tubuh saya.

Saya sangat sangat pantas bersyukur atas kesehatan yang dianugerahkanNya melalui amalan yang seharusnya lebih banyak saya lakukan.
Tapi karenanya saya lupa mengasihani tubuh saya yang rasanya sudah berulang-ulang minta sedikit istirahat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s