Perpisahan

Standar

Ada beberapa teman yang pulang ke Indonesia selama bulan Ramadhan, sebab studi telah usai. Berpisah adalah hal yang tak bisa dihindari sebab adanya pertemuan.

Perpisahan paling menyedihkan setiap tahun adalah berpisah dengan bulan yang mulia ini. Tapi berpisah dengannya boleh jadi tidak menyedihkan bagi anak-anak, tetapi justru menggembirakan. Ya, berpisah dengan ramadhan sulit digambarkan sebab dia merupakan perpaduan antara rasa sedih dan gembira.

Sedih karena penyesalan kurangnya amal selama satu bulan. Sedih karena belum maksimalnya ruku dan sujud kita kepadaNya. Dan gembira karena lolosnya kita dari ujian melakukan kemaksiatan selama sebulan.

Tetapi perpisahan membawa kesedihan dan kegembiraan sesaat. Setelahnya barangkali kita kembali bias dalam membedakan yang haq dan yang bathil. Dan alangkah sedihnya jika demikian yang terjadi.

Al-Hadits :

وقال صل الله عليه وسلم – للجنة باب يقال له الريان لا يدخله الا الصائمون

وهو موعود بلقاء الله تعالى فى جزاء صومه

wa qoola (dan berkata) shalla llaahu alaihi wa sallam (Rasul SAW), lil jannati (surga mempunyai) baabun (pintu) yuqoolu lahu (yang disebut) Ar-Rayyaan (Pintu Ar-Rayyaan). Laa yadkhuluhu (tidaklah memasukinya) illaa (kecuali) asshaaimuun (orang-orang yang puasa). wa huwa (dan dia) maw’uudun (dijanjikan) biliqaai llaaahi (untuk berjumpa dengan Allah) taalaa (yang Maha Tinggi) fii jazaai shaumihi (sebagai balasan atas puasanya)


Menurut Allah dan rasulNya pintu-pintu surga bermacam-macam. Dan setiap insan akan masuk ke surga melalui pintu-pintu sesuai amalannya. Hamba yang sholatnya bernilai sempurna akan masuk melalui pintu sholat. Yang gemar bersedekah akan masuk melalui pintu sedekah.Orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu Ar-Rayyan.

Sangat berharap aku dapat masuk melalui salah satu pintu itu…

Akhir ramadhan tahun ini di Jepang ditandai dengan turunnya suhu perlahan menandai masuknya musim gugur. Hari ini sebagian Jepang gelap karena mendung dan hujan gerimis sejak pagi, suhu 16 derajat. Besok atau lusa kemungkinan kami di Nagoya akan merayakan Ied, melepas ramadhan dengan udara dingin dan barangkali sedikit hujan.

Ya Allah terimalah amalan-amalan puasa kami di bulan ramadhan

Ya Allah sampaikanlah umur-umur kami hingga berjumpa dengan ramadhan …

Renungan hari keduapuluh sembilan……

Catatan : Tulisan ini dibuat pada Ramadhan 1429 (29 Sept 2008), dicopy dari sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s