Hari Raya: Luaskan pintu maafmu !

Standar

Pagi tadi berjumpa sesaat dengan teman dari Malaysia, dia mengabarkan bahwa saudara muslim di Mesir dan Turki sudah berhari raya hari ini.
Selama 3-4 hari Jepang akan diguyur hujan dan kemungkinan disertai angin kencang sebab taifun 15 sedang bergerak menuju arah Utara Jepang, jadi kelihatannya jika hendak ru’yah hilal (melihat awal bulan Syawal) sungguh tidak memungkinkan. Maka penggenapan menjadi 30 hari itulah yang disepakati oleh Islamic Center Jepang.

Berbeda sekalipun, patutlah hari Ied dirayakan dengan kegembiraan oleh semuanya.
Ketika baju indah aneka warna telah menutupi aurat, wewangian telah membasahi tubuh, maka ingatlah bahwa ada yang masih belum berbaju dan hanya beraromakan keringat karena ketidakpunyaannya.

Ketika makanan aneka rupa tersajikan di piring-piring beling dan perak, minuman berwarna-warni menghiasi gelas-gelas piala, dan aroma harum kue-kue lebaran mengunci mati nafsu berhenti makan, maka ingatlah bahwa masih banyak yang tak bisa berhari raya dengan sekedar nasi saja.

Tahun ini bertemukah anda dengan lailatul qadar ? Jika anda menemuinya maka semoga Allah menyelimuti hidup anda selanjutnya dengan ketakwaan. Bagi yang tak menemuinya maka mari bermohon agar dibentangkan pula selimut ketakwaan.

Hari ini baru saja kukhatamkan 23 juz Al-Quran. Tak termasuk kategori muslim yang patut menempati surganyakah aku ? Ya Allah, jangan kau nilai aku hanya dengan ini. Nilailah aku dengan amalanku yang lain. Amalan yang mana ??

Malunya aku karena tak ada yang bisa kusebut.

Besok sudah hari raya.

Kepada yang pernah menjadi sakit hati karena tajamnya lidahku, kepada yang pernah menjadi terluka karena kasarnya tanganku, kepada yang pernah merasa tak nyaman karena kehadiranku, kepada yang pernah menjadi malu karena sikapku, kepada yang pernah jatuh sakit karena pelakuanku….ingatkanlah aku ketika Allah mempertemukan kita, dan balaslah aku, sakitilah sebagaimana yang aku pernah lakukan kepadamu.

Sungguh aku tak sanggup mempertanggungjawabkan semua ini kelak jika engkau tak meluaskan pintu maafmu….

Iedun Saidun

Wa kullu aamin wa antum bikhair

Taqabbalallaahu minna wa minkum,

shiyaamana wa shiyaamakum

Taqabbal yaa kariim….

Selamat Hari Raya

Mohon Maaf lahir dan bathin

Renungan hari ketigapuluh….

Maha Suci Allah dan Segala Puji bagiNya yang telah meringankan jariku, memudahkan pikirku, melunakkan kekerasanku, melembutkan hatiku, mengalirkan air mataku sehingga menjadi penuh hari-hari ramadhanku dengan perenungan ayat-ayatNya yang sungguh mulia. Semoga tak putus karunia dan rahmatMu ya Allah….

Catatan : tulisan ini dibuat pada akhir Ramadhan 1429 (30 Sept 2008), dicopy dari sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s