Memberi dengan cara yang baik

Layar TV di tanah air belakangan ini tidak pernah sepi dengan tayangan kerumunan para penerima zakat di rumah orang-orang kaya. Mereka berdesakan, anak-anak kecil menangis tergencet, wanita-wanita saling dorong dan teriak. Sungguh sebuah pemandangan yang menyedihkan.

Islam mengajarkan bahwa memberi adalah lebih baik daripada meminta. Pun dilengkapi aturan memberi seharusnya dilakukan dengan cara yang ihsan. Tidak dengan melemparkan pemberian, tidak dengan kata-kata yang menyakiti hati si penerimanya. Memberi, apapun itu hendaklah ditunaikan dalam penghormatan yang dalam kepada si penerima.

Ketika saya tinggal di Jepang, saya sering menemukan homeless berkeliaran di dekat apartemen kami. Tak ada satupun yang menengadahkan tangan, atau memaksa kami memberinya uang.Tentunya bukan karena mereka memahami hadits Nabi SAW tentang kebaikan memberi daripada meminta, sehingga mereka bersikap seperti itu. Tetapi, mereka memiliki harga diri yang tinggi untuk menengadahkan tangan.

Lalu apakah para penerima zakat yang berdesak-desakan tersebut tidak memiliki harga diri? Saya kira banyak alasan yang memaksa mereka untuk tahan berdiri di sana.

Tetapi seandainya mereka tidak menjadi peminta-minta, maka sungguh Allah sangat mencintai mereka. Orang-orang yang bersabar dalam kondisi diuji oleh Allah dengan kemiskinan, adalah orang yang layak memasuki surgaNya.

Demikian halnya para pemberi. Boleh jadi apa yang dilakukannya dengan mengumpulkan orang miskin di rumahnya, hingga terkadang membawa korban jiwa, bukannya terlepas dari tanggung jawab dan dosa yang harus ditanggunggnya.

Membagikan zakat yang terbaik adalah mendatangi para penerimanya, dan membagikannya dengan tangan kita sendiri. Selain tidak bersifat riya, kita akan melihat langsung betapa fakirnya saudara kita, dan dengannya akan menambahkan iman di dalam hati.

Sayangnya banyak pejabat, pemimpin, orang kaya yang masih memikirkan popularitas, sehingga membagi-bagikan zakatnya di rumah.

Renungan hari keduapuluh enam…

Sebuah Tanggapan untuk Memberi dengan cara yang baik

  1. Pingback: Memberi dengan cara yang baik « Berguru

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.